Resume Materi PKKMB Hari Pertama

 

 

 

 Materi l

Prof. Yudi Latif, MA...PH.D

Ketua Pusat Studi islam dan kenegaraan Indonesia/PSIK-Indonesia

Tema : Kehidupan berbangsa, Bernegara, Jati diri bangsa, dan pembinaan ksadaran bela negara 

 Indonesia menghadapi perubahan besar yang menguji keberlangsungan nilai bangsa. Untuk menjaga persatuan, diperlukan konsep yang jelas, tekad kuat, dan kemampuan nyata. Identitas bangsa ditopang oleh Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Kesadaran bela negara ditumbuhkan melalui pendidikan kewarganegaraan, latihan, dan kampanye. Tujuannya adalah melindungi kedaulatan, memperkuat persatuan, serta meningkatkan ketahanan nasional.


 Materi II

Erisandy Yudhistira

Priority Banking Manager Bank mandiri

Tema : Penguatan Literasi Keuangn dan Kesejahteraan Mahasiswa

 Literasi keuangan penting bagi mahasiswa agar mampu mengelola uang, terhindar dari utang konsumtif, dan membangun kebiasaan finansial sehat. Tantangan utama mencakup biaya hidup, keterbatasan penghasilan, serta tekanan gaya hidup.
Strateginya antara lain melalui kurikulum kampus, seminar, konseling, platform digital, kolaborasi dengan lembaga keuangan, serta inisiatif mahasiswa dalam komunitas dan praktik pribadi.
Manfaatnya meliputi kesejahteraan akademik, pengurangan stres, peningkatan kepercayaan diri, hingga kesiapan finansial jangka panjang. Kendala yang ada dapat diatasi dengan pendekatan kreatif, aplikasi digital, dan kolaborasi berkelanjutan.


 Materi III

Prof. Kacung Marjina, Drs, MA.,Ph.D - Wakil Rektor 1 UNUSA

Tema : Sistem Pendidikan Tinggi di UNUSA

 Mahasiswa berada pada fase penting dalam mengelola keuangan secara mandiri, sehingga literasi finansial sangat dibutuhkan. Pemahaman ini membantu menghindari utang konsumtif, mengurangi stres, serta membentuk kebiasaan menabung dan berinvestasi.
Strategi penguatan dapat dilakukan melalui kurikulum kampus, seminar, konseling, platform digital, kolaborasi dengan lembaga keuangan, komunitas mahasiswa, hingga inisiatif pribadi seperti pencatatan pengeluaran dan pengendalian gaya hidup.
Manfaatnya mencakup peningkatan kesejahteraan finansial, akademik, mental, dan kesiapan masa depan. Meski ada tantangan seperti rendahnya minat dan keterbatasan sumber daya, hal itu dapat diatasi dengan pendekatan kreatif, teknologi, dan kolaborasi berkelanjutan.


 Materi IV

Dr. Pulung Siswantoro, SKM., M,Kes.

Dosen Universitas Airlangga

Tema :Strategi Menumbuhkan Critical Thinkinh Abillty untuk Menemukan solusi Terbaik

 

Berpikir kritis diperlukan untuk menemukan solusi yang tepat melalui analisis objektif. Langkah utamanya meliputi: mempertanyakan segala hal (5W1H), memilah fakta dan opini, serta mengidentifikasi hubungan sebab-akibat.
Kerangka seperti SWOT dan DECIDE membantu menstrukturkan keputusan, sementara keterbukaan pikiran dilatih lewat diskusi, role-playing, dan membaca sudut pandang berbeda. Evaluasi solusi dilakukan dengan kriteria jelas, matriks keputusan, atau pro-con list berbobot.
Keterampilan ini diperkuat lewat refleksi diri, journaling, studi kasus, dan debat terarah. Dengan latihan konsisten, seseorang mampu memahami akar masalah, menilai opsi secara rasional, dan memilih solusi terbaik berbasis bukti.


Materi V

Hari Prianto, S.E

BNN Provinsi Jawa Timur

Tema : Mahasiswa Bebas Narkoba Generasi Sukses yang Rahmatan lil 'Alamin


 Hari Prianto, S.E menegaskan bahwa mahasiswa adalah aset bangsa yang harus terlindungi dari bahaya narkoba, karena penyalahgunaan zat terlarang dapat merusak kesehatan, mental, dan masa depan. Mahasiswa yang bebas narkoba akan memiliki pikiran jernih, semangat belajar tinggi, serta kemampuan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Beliau menekankan bahwa generasi yang sehat dan produktif sejalan dengan nilai rahmatan lil ’alamin, yaitu menghadirkan manfaat, kebaikan, dan kedamaian bagi sesama. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya menolak narkoba, tetapi juga berperan aktif sebagai agen perubahan yang menyebarkan kesadaran, memberi teladan, dan menciptakan lingkungan kampus yang positif.

Dengan komitmen tersebut, mahasiswa dapat tumbuh menjadi generasi sukses yang berprestasi, berakhlak, serta siap membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih bermartabat.

 Materi VI

Hafid Algristian, dr.,Sp.KJ - Dosen UNUSA RSI Jemursari

Ketua Pusat Studi islam dan kenegaraan Indonesia/PSIK-Indonesia

Tema : Mahasiswa Berkarakter Anti Dengan Kekerasan Seksual, Anti Perundungan, Sehat Mental dan Perilaku Menyimpang


Dr. Hafid Algristian menekankan bahwa mahasiswa harus menjadi generasi yang berkarakter kuat dengan menolak segala bentuk kekerasan seksual, perundungan, dan perilaku menyimpang. Ia menjelaskan bahwa kesehatan mental adalah fondasi penting agar mahasiswa mampu mengendalikan diri, berinteraksi dengan baik, serta menjaga martabat pribadi maupun orang lain.

Menurutnya, lingkungan kampus harus menjadi ruang aman yang mendukung tumbuhnya rasa saling menghargai dan kepedulian sosial. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menghindari tindakan negatif, tetapi juga berperan sebagai teladan dalam menciptakan budaya akademik yang sehat, inklusif, dan beradab.

Dengan mental yang sehat dan karakter yang kuat, mahasiswa dapat berkembang menjadi pribadi unggul, berprestasi, serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis, adil, dan berkeadaban.
 
 Materi VII


Zahra Amelia Dewi Gunawan

Tema :Mencetak Mahasiswa Sukses Berwirausaha


 Zahra Amelia Dewi Gunawan menyampaikan bahwa mahasiswa sukses tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan membangun kemandirian melalui kewirausahaan. Jiwa wirausaha melatih kreativitas, inovasi, dan keberanian mengambil peluang, sehingga mahasiswa mampu menciptakan lapangan kerja, bukan sekadar mencari pekerjaan.

Ia menekankan pentingnya memanfaatkan potensi diri, membaca kebutuhan pasar, serta menggunakan teknologi digital untuk memperluas jaringan usaha. Dengan sikap pantang menyerah, disiplin, dan visi yang jelas, mahasiswa dapat tumbuh menjadi pengusaha muda yang kompetitif, mandiri, serta memberi manfaat bagi masyarakat.

Melalui semangat kewirausahaan, mahasiswa tidak hanya meraih kesuksesan pribadi, tetapi juga berkontribusi dalam membangun perekonomian bangsa dan menjadi bagian dari agen perubahan yang membawa kemajuan.


Lihat juga resume teman saya Shangga Fasha Gading

 

Media Sosial UNUSA
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume Kunjungan Akademik Fakultas Ilmu Kesehatan Prodi K3 Universitas Kepanjen Malang ke Unusa

Resume Materi PKKMB Hari Kedua